Tag Archives: renungan

Bubble Properti

Semenjak tahun 2008, saat dunia mengalami krisis ekonomi karena subprime mortgage yang dimulai dari Amerika Serikat, properti di Indonesia malahan mengalami masa-masa keemasannya. Harga properti terus naik, setiap produk baru yang diluncurkan oleh pengembang untuk pasar primer selalu habis diserap oleh masyarakat. Salah satunya disebabkan karena kenaikan jumlah kelas menengah di Indonesia. Dengan semakin meningkatnya pendapatan perkapita kelas menengah di Indonesia, tentu makin meningkatkan daya belinya. Keluarga muda yang pada awalnya masih menumpang di mertua estate indah atau ngontrak sana-ngontrak sini, akhirnya sudah pede untuk membeli rumah pertama mereka. Tentu sebagian besar membeli menggunakan KPR dari bank (kecuali uangnya ambil dari Bank Ortu, sih lain ceritanya), sampai akhirnya membuat Bank Indonesia agak deg-degan sehingga memberlakukan aturan-aturan baru untuk KPR. Continue reading

Passover berbeda dengan Easter

Just info…  Kata Easter berasal dari kata “Ishtar” dimana Ishtar adalah perayaan kebangkitan seorang dewa bernama Tamus. Siapakah Tamus? Salah satu anak nuh bernama Ham. memiliki seorang anak bernama Cush dan menikah dengan seorang wanita bernama Semiramis. Cush dan Semiramis memiliki seorang putra bernama Nimrod (Kej 10:8-10).  Nimrod dalam bahasa Ibrani berarti ‘pemberontak’. Nimrod adalah pencipta sistem Babilonia dimana ia menciptakan tatanan pemerintahan dan hukum dasar perdagangan ekonomi. Nimrod adalah orang pertama yang memperkenalkan penyembahan  setan (satanic worship). Nimrod begitu bejat sampai ia bersetubuh dengan ibu kandungnya sendiri yaitu Semiramis. Sang ibu kemudian hamil dan melahirkan anak bernama Tamus. Continue reading

Gaya Hidup Anggota DPR

Baca berita di detik hari ini, bener-bener bikin shock walaupun sebenernya sudah jadi rahasia umum. Gimana gak shock coba kalau bisa dengan bangga pamer jam tangan Rolex yang harganya puluhan bahkan ratusan juta rupiah, sedangkan masih banyak rakyat Indonesia yang masih hidup susah. Apa pantas bagi seorang yang mengaku wakil rakyat memamerkan kekayaannya, padahal rakyat diwakilinya masih banyak yang susah? Continue reading